The Sunken Chip

Reviewing this place is hard and a little bit painful for me. Because I’ve been following their instagram since 2016 and it has been featured in so many big magazines or newspapers. So, I kinda have high hopes for the food that they are serving. What can go wrong, right?

My husband and I, we love fish ‘n chips. I mean, love it a lot! I have been telling him about this place and how much I wanted to try eating here. Finally, when we went to Paris, the first stop that we’ve made, this place. I was too excited to be here. We saw the menu, and we chose the classic fish ‘n chips.

However, when the food arrived, I was disappointed and a little bit heartbroken. It didn’t lift up my expectation. First of all, I didn’t know that the batter was beer batter. I have malt intolerance so that beer would be a big no no for me. This was my biggest mistake because I didn’t check it first. But still, it didn’t justify the taste. It wasn’t as good as I thought would be. Secondly, the fries were soggy with oil. My husband is one of those people who rarely give a comment or complain about anything. This time he complained. He said this would be the first and the last. I couldn’t agree more for this. I was very sad when I ate my food. I couldn’t finish it anyway because I started to feel numb on my lips.

*sigh*

Oh well, sometimes it can be hit or miss, right?

Advertisements

Paris, Je t’aime

Meskipun sekarang orang sering bilang bahwa Paris overrated, tapi Paris tetap merupakan salah satu kota cantik di Eropa. Perpaduan antik dan modern menjadikan Paris tempat yang menarik untuk dikunjungi. Belum lagi julukan pusat mode dunia menjadikan Paris rumah bagi designer-designer ternama dunia serta surga belanja bagi para pencinta mode dunia.

Sunset in Cathedral Notre-Dame

Bagi saya pencinta seni dan bangunan-bangunan tua, Paris memiliki tempat tersendiri di hati saya. Meskipun saya sudah beberapa kali Paris, saya tidak pernah bosan. Selalu saja menemukan sesuatu hal yang baru.

Seine river

Minggu lalu, Paris diguyur hujan deras yang mengakibatkan naiknya air di permukaan sungai Seine. Akan tetapi ini tidak menyurutkan niat saya untuk berkunjung ke Paris. Saya dan suami saya, kami harus siap-siap untuk kemungkinan terburuk, apabila Paris banjir total, kami akan kembali ke Lille atau ke kota lain di Perancis dan membatalkan liburan di Paris meskipun sudah membayar penuh penginapan di sana. Untungnya hal ini tidak terjadi dan kami bisa menikmati liburan kami di Paris.

Eglise Saint-Etienne- du Mont

Liburan kali ini, saya dan suami saya lebih santai karena kami tidak harus mengeksplorasi tempat-tempat baru. Sebaliknya kami hanya playing tourist ke tempat-tempat favorit kami, menikmati indahnya kota Paris, minum kopi dan mengambil foto-foto di tempat-tempat yang saya anggap menarik. Setelah itu kami menikmati makan malam di restoran-restoran Perancis yang terkenal dengan fine dining-nya. Jujur saja, saya senang sekali menemukan restoran-restoran bagus dengan harga yang masih  affordable bagi kantong kami.

Metro station Pasteur

Paris merupakan salah satu negara yang memiliki sistem transportasi metro yang cukup baik. Sebagai kota metropolitan, jaringan metro dan kereta di Paris sangat menarik. Bagaikan labirin yang siap dieksplor.

Montmatre

Montmatre juga merupakan salah satu tempat yang paling menarik untuk ditelusuri sambil berjalan kaki. Tanjakan menuju gereja Sacre Coeur layak untuk didaki untuk mandapatkan pemandangan kota Paris.

Sacre Coeur

Menara Eiffel pun merupakan pusat atraksi yang selalu menarik. saya mengambil banyak sekali foto menara Eiffel di malam hari dengan lampu-lampunya. Sayangnya saya tidak bisa berbagi foto tersebut di blog saya karena ilegal.

Eiffel Tower in a cloudy day

Selama tiga hari di Paris, cuaca selalu mendung dan berawan sehingga cukup sulit bagi saya mendapatkan foto-foto yang indah. Suksesnya wisata kuliner kami di Paris, membuat kami  berencana kembali ke Paris untuk berburu restoran-restoran fine dining. Tentu saja yang terjangkau dengan kantong kami.

Gare du Nord

Au revoir Paris, I will see you again. Soon.

Cheap traveler

Thalys train

I love traveling! Apalagi kalau bisa ngedapetin tiket murah. Rasanya gimana, gitu. Saya tuh bisa dibilang rajin banget deh sama yang namanya nyari tiket murah dan promosi. Pokoknya gak  mau rugi banget deh!

Minggu lalu sampai hari senin kemaren, Thalys, kereta cepatnya Perancis, tiba-tiba aja ada Flash Deal. Tiket hanya bisa dipesan dari tanggal 9-15 Januari 2018 untuk perjalanan dari tanggal 19 Januari-28 Febuari 2018. Harga tiket untuk Amsterdam – Paris dibanderol dengan harga €30 sekali jalan atau sekitar €60 pp. Sedangkan Amsterdam – Lille jadi €19 sekali jalan atau €38 pp. Begitu juga untuk Amsterdam – Brussel menjadi €25 sekali jalan.

Thalys deal

Untuk orang yang tinggal di eropa, ini sangat murah. Karena untuk mendapatkan tiket murah kereta Thalys, biasanya harus pesan dari jauh-jauh hari. Itupun kadang masih sering dapat yang mahal. Walhasil, saya langsung kasak-kusuk mencari waktu yang tepat untuk bisa jalan-jalan.

Sebagai mahasiswa fulltime yang harus ke sekolah 4 hari dalam seminggu dan masih kerja paruh waktu 2 hari per minggu, jadwal saya bisa dibilang padat merayap. Jadi kebutuhan untuk liburan kali ini tinggi banget. Apalagi minggu ini dan minggu depan sudah mulai sibuk dengan ujian akhir semester. Jadi, sepertinya liburan sangat dibutuhkan untuk menghilangkan stress sesudah ujian.

Setelah mencari-cari waktu yang tepat, akhirnya diputuskan untuk punya liburan kecil di akhir bulan ini. Saya sangat beruntung, karena masih mendapatkan tiket kereta murah untuk Amsterdam – Lille, Lille – Paris dan Paris – Amsterdam. Total biaya transport yang dikeluarkan untuk transportasi adalah €138 untuk 2 orang atau sekitar €69 per orang. Murah banget kan?

Jadi gak sabar untuk jalan-jalan pembuka tahun ini.